BANYUMAS – Masyarakat Kecamatan Kembaran antusias mengikuti kegiatan sosialisasi Strategi Digital Marketing yang difasilitasi oleh Dinkominfo Banyumas, guna Meningkatkan Daya Saing Brand Lokal di Pasar Digital yang diselenggarakan di d’Garden Resto pada Rabu, 8 Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai latar belakang untuk membekali peserta dengan wawasan dan inspirasi dalam memanfaatkan platform digital. Kegiatan ini secara khusus menyoroti pentingnya integrasi antara etika berbisnis, penguasaan teknologi, dan dukungan ekosistem pemerintah.
Anggota Dewan Komisi II dari Fraksi PKS, Eko Pramono, menekankan pentingnya kejujuran dalam berjualan, terutama dalam pembuatan konten media, agar konsumen tidak merasa tertipu. Ia memberikan contoh kasus kerugian yang dialami konsumen karena membeli barang online yang tidak sesuai pesanan.
Di sisi lain, Eko Pramono juga menunjukkan ketertarikannya pada usaha produk skincare dan menawarkan bantuan promosi melalui kelompok komunikasi, sambil menyebutkan contoh penggunaan media sosial untuk iklan.
.jpeg)
Camat Kembaran, Drs. Dwi Nurwijayanto MPP., M.Eng, menyoroti pentingnya penguasaan produk dan strategi pemasaran yang efektif. Ia mendorong peserta untuk memanfaatkan platform digital populer seperti Instagram dan TikTok untuk memperluas jangkauan pasar dan memberikan contoh sukses dari pemanfaatan live selling yang dapat memberikan keuntungan luar biasa.
Kepala Dinkominfo Kabupaten Banyumas, Budi Nugroho S.STP., M.Si, memaparkan tujuh poin utama dukungan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan brand lokal:
- Fasilitator Literasi dan Pelatihan.
- Menyediakan Infrastruktur dan Akses Teknologi (termasuk Mall Pelayanan Publik).
- Mendukung Promosi Produk Lokal melalui katalog digital dan media sosial pemerintah.
- Membantu Onboarding ke Platform Digital (seperti Shopee, Tokopedia).
- Mendorong Kolaborasi dengan influencer lokal.
- Kemitraan dengan BUMN/BUMD untuk akses kredit mikro.
- Membentuk Ekosistem Digital yang Terintegrasi, termasuk aplikasi pendukung seperti dolan Banyumas.
- Prioritas Aktivitas Pemasaran.

Narasumber terakhir, Irfan Bahtiar selaku praktisi digital marketing, memaparkan tiga konsep dasar pemasaran—Selling, Marketing, dan Branding—beserta tujuannya: Selling untuk dibeli, Marketing untuk dikenal, dan Branding untuk diingat.
Irfan Bahtiar menyarankan bahwa bagi pelaku usaha yang masih berjuang dengan masalah omset, prioritas utama harus diberikan pada aktivitas SELLING, sementara Marketing dan Branding dijalankan secara bertahap. Ia juga mengidentifikasi segmen pasar online utama, termasuk Google, Market Place, Social Media, Forum, dan lainnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu memberikan bekal praktis dan inspirasi bagi masyarakat Kembaran untuk secara strategis memasuki dan unggul di pasar digital.