BANYUMAS – Dalam rangka mensyiarkan Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M, Harian Suara Merdeka bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Santri Gen-Z Memproduksi Konten Media dan Gerakan Santri Menulis (GSM) ke-32 dalam rangkaian Sarasehan Jurnalistik Ramadan 2026. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Roudlotul Ilmi, Kranggan, Kecamatan Ajibarang, Selasa (3/3/2026).
Bupati Banyumas diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas, Budi Nugroho, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.
Acara diawali dengan ucapan selamat datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Ilmi, Muhammad Baqir Al-Habsyi. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan bagi para santri.
“Saya berterima kasih kepada para tamu hadirin yang hadir. Alhamdulillah anak-anak di sini sangat antusias. Semoga kegiatan ini bisa berguna sebagai bekal ilmu di masa depan,” ungkapnya.

Perwakilan Redaksi Suara Merdeka, Rukardi, menekankan pentingnya kemampuan menulis di era arus informasi dan perkembangan kecerdasan buatan (AI) saat ini. Ia menjelaskan bahwa melalui pelatihan ini para santri akan dibekali dasar-dasar penulisan konten jurnalistik yang relevan, termasuk teknik penulisan ilmiah populer untuk media massa dengan gaya bahasa yang mudah dipahami.
“Menulis merupakan salah satu hal yang penting karena saat ini merupakan zamannya media sosial dan AI,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengaku senang melihat antusiasme para santri dan mendorong peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar memperoleh manfaat maksimal.

Sementara itu, perwakilan Baznas Kabupaten Banyumas, H. Kodir, turut memberikan dukungan melalui materi Santripreneur. Ia menyampaikan bahwa Baznas siap memberikan pendampingan dan modal usaha bagi santri lulusan yang ingin mengembangkan usaha mandiri bekerja sama dengan dinas terkait.
“Untuk para santri yang baru lulus nanti bisa kita berikan modal dan kerja sama dengan dinas terkait untuk kita dampingi supaya menjadi santripreneur yang handal,” jelasnya.Dalam sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan oleh Kepala Dinkominfo Banyumas, Budi Nugroho disampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Gerakan Santri Menulis dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.
“Atas limpahan rahmat dan karunia Allah SWT, kita dapat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Roudlotul Ilmi untuk mengikuti Gerakan Santri Menulis, Sarasehan Jurnalistik Ramadan Suara Merdeka Tahun 2026,” demikian penggalan sambutan tersebut.
Disampaikan pula ucapan terima kasih kepada keluarga besar Suara Merdeka, Pondok Pesantren Roudlotul Ilmi, serta seluruh panitia penyelenggara yang telah bersinergi sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa di tengah derasnya arus digital, informasi bergerak sangat cepat melintasi batas ruang dan waktu. Namun tidak semua informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan kemanfaatannya. Dalam konteks tersebut, santri memiliki peran strategis sebagai generasi yang dibekali ilmu agama dan nilai moral untuk menghadirkan informasi yang edukatif dan membangun.
“Informasi merupakan hal penting. Namun apabila informasi diambil dari sudut pandang yang keliru, dapat menumbuhkan disinformasi atau hoaks. Dengan belajar menulis, kita melatih sudut pandang untuk membedakan mana berita yang benar dan mana yang masih perlu dipertanyakan kebenarannya,” tegasnya.
Melalui Pelatihan Gerakan Santri Menulis ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap para santri tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen narasi yang menyejukkan, menjunjung etika, serta mengedepankan kemaslahatan umat.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan penulis-penulis muda yang handal dan berkualitas dari Kabupaten Banyumas, yang dapat menebarkan energi positif, membangun budaya literasi yang kuat, serta memberikan inspirasi bagi masyarakat luas.
Acara ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan membawa manfaat serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Banyumas yang Produktif, Adil, dan Sejahtera.


