BANYUMAS – Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banyumas berpartisipasi dalam kegiatan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banyumas Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyumas, di Hotel Aron Purwokerto pada Selasa (11/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Budi Nugroho, hadir langsung sebagai salah satu pemateri dengan tema “Literasi Digital” di hadapan para calon anggota Paskibraka.
Dalam paparannya, Budi menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga peradaban digital, salah satunya dengan menjadi pengguna internet yang kritis dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa sikap kritis yang dimaksud bukan berarti gemar mengkritik, melainkan kemampuan memilah informasi yang benar dan yang tidak.
“Kritis itu bukan mengkritik ya. Kritis itu kita tahu mana yang benar, mana yang tidak benar. Mana yang perlu dipatuhi, mana yang tidak perlu diikuti,” ujarnya.

Ia turut mengajak para peserta untuk aktif melaporkan konten negatif atau yang tidak pantas di media sosial, serta ikut mengedukasi lingkungan sekitar tentang pentingnya etika digital.
Budi juga mengibaratkan dunia digital sebagai pisau bermata dua yang manfaatnya sangat bergantung pada niat dan cara penggunanya memanfaatkan.
“Adik-adik, dunia digital itu ibarat pisau bermata dua. Kalau kita memang berniat untuk meningkatkan pengetahuan dan literasi digital, kita berniat untuk upgrade diri kita, berniat untuk memperluas wawasan kita, berniat untuk menambah pengetahuan, ya, itulah yang diharapkan,” tuturnya.

Selain soal keadaban digital, materi yang disampaikan juga mencakup berbagai aspek keamanan digital, mulai dari perlindungan data pribadi, tips membuat kata sandi yang kuat, hingga cara mengenali ragam ancaman di ruang siber seperti phising, peretasan akun, dan penipuan online.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan peserta agar cermat mengenali ciri-ciri permainan daring yang sebenarnya mengandung unsur perjudian, serta memahami dampak kecanduan bermain gim yang dapat memengaruhi kesehatan fisik, psikologis, hingga prestasi belajar.
Melalui materi tersebut, Dinkominfo berharap para calon Paskibraka Kabupaten Banyumas dapat tumbuh menjadi generasi digital yang aman, cerdas, beretika, disiplin, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi, sekaligus mampu menjadi contoh dan penggerak literasi digital yang positif di lingkungan masing-masing.



.jpg)
